Timur Tengah

Bentrok demonstran dengan aparat, seorang pemuda Bahrain tewas

Kamis,  14 Februari 2013  −  20:48 WIB
Bentrok demonstran dengan aparat, seorang pemuda Bahrain tewas
Iilustrasi

Sindonews.com - Seorang remaja Bahrain dilaporkan tewas dalam sebuah bentrok antara kaum demonstran dengan aparat keamanan Bahrain, Kamis (14/2/2013). Demonstrasi dilakukan untuk menuntut reformasi demokrasi di negara Arab sekutu Amerika Serikat itu.
 
Wefaq, kelompok oposisi utama mengatakan, pemuda itu diindentifikasi sebagai Ali Ahmed Ibrahim al-Jazeeri. Pemuda berusia 16 tahun itu meninggal dalam bentrokan yang terjadi di Desa Diya dekat Manama, daerah yang dihuni oleh mayoritas kaum Syiah.
 
“Jazeeri lahir pada 1996. Ia ditembak oleh pasukan keamanan dengan menggunakan peluru peledak, yang telah dilarang secara internasional,” sebut pernyataan Wefaq. Menurut Wefaq, selain korban tewas, bentrokan itu juga menyebabkan puluhan orang lainnya menderita luka-luka akibat tembakan gas air mata.
 
Departemen Informasi Pemerintah Bahrain mengkonfirmasi kematian Jazeeri ini. “Pemuda berusia 16 tahun itu telah dibawa ke Kompleks Medis Salmaniya di ibukota Manama pada pukul 7 pagi dan telah dinyatakan meninggal pada saat kedatangan,” sebut pernyataan pemerintah Bahrain.
 
"Penyebab kematian belum diketahui. Kasus ini telah menyita perhatian publik dan penyelidikan menyeluruh sedang dilakukan," lanjut pernyataan itu. Pemerintah Bahrain mendesak rakyat negara itu untuk tenang dan tidak menyebar gosip yang tak berdasar.


(esn)

views: 711x
shadow