Asia Pasifik

Mahasiswa Malaysia kutuk perkosaan terhadap TKI

Jum'at,  16 November 2012  −  18:54 WIB
Mahasiswa Malaysia kutuk perkosaan terhadap TKI

Sindonews.com - Mahasiswa Malaysia yang tengah menjalani studi di Indonesia mengutuk tindak perkosaan dan pelecehan terhadap pekerja migran Indonesia di Malaysia. Mereka meminta pelaku dihukum seberat-beratnya.

Asosiasi Nasional Mahasiswa Malaysia di Indonesia (PKPMI) menyatakan penyesalannya atas insiden perkosaan yang terjadi dan berharap bahwa warga Indonesia, khususnya mahasiswa dan kaum muda, tidak berpikir negatif tentang semua orang Malaysia berdasarkan kasus ini semata.

"Perkosaan dan pelecehan adalah tindakan yang tidak manusiawi dan harus dikutuk oleh semua kalangan tanpa memandang apakah mereka melibatkan warga negara Malaysia atau warga negara asing," kata Presiden PKPMI, Ahmad Nabieh Abqory Rahmat, Jumat (16/11/2012), seperti dikutip dari the star.

Ia juga mendesak pemerintah Malaysia untuk segera menyelesaikan investigasi agar keadilan bisa ditegakan. PKPMI menyoroti dua kasus perkosaan terhadap TKI yang dilakukan tiga polisi Malaysia di Penang dan seorang majikan terhadap pembantunya di Negeri Sembilan.

"Kami sangat kecewa dengan insiden yang melibatkan polisi. Sebab, polisi adalah penegak hukum dan mereka harus melindungi rakyat," kata Ahmad. Dia mengatakan, mahasiswa Malaysia di Indonesia berharap bahwa hubungan baik antara kedua negara tidak akan ternoda oleh tindakan beberapa orang yang tidak bertanggung jawab.

"Kami sangat berharap terjalin hubungan yang lebih kuat antara Indonesia dan Malaysia di masa mendatang, terutama di antara pemuda dan mahasiswa," tambahnya.


(esn)

views: 1.132x
shadow