Asia Pasifik

Korban perkosaan polisi Malaysia di ambang gangguan mental

Kamis,  15 November 2012  −  07:00 WIB
Korban perkosaan polisi Malaysia di ambang gangguan mental

Sindonews.com – TKI wanita yang menjadi korban perkosaan 3 polisi Malaysia, akhir pekan lalu di Prai, dilaporkan berada dalam kondisi stres. Konsul Jenderal Indonesia di Penang, Sofiana Mufidah menjelaskan, bahwa korban saat ini takut melihat polisi berseragam.

“Meskipun ia telah pulih secara fisik, namun saat ini dia takut ketika melihat polisi berseragam dan di ambang gangguan mental. Dia berusaha untuk menghindari kontak tatap muka dengan mereka (polisi)," jelas Mufidah, seperti dikutip dari asiaone, Rabu (14/11/2012).

Menurut Mufidah, saat ini korban masih berada di Konsulat Indonesia di Penang. Mufidah juga menghimbau pada semua TKI yang  berada di Malaysia untuk tetap tenang dan mengendalikan emosi mereka sampai masalah tersebut diselesaikan.

"Kami memiliki keyakinan, bahwa polisi Malaysia akan bertindak adil dan tanpa bias sepanjang proses penyelidikan mereka," katanya di markas polisi Malaysia, kemarin.

Sementara itu, Kepolisian Malaysia telah merekomendasikan bahwa tiga polisi yang berusia antara 25 dan 35 itu akan dikenakan tuduhan perkosaan. Kepala Kepolisan Penang, Datuk Abdul Rahim Hanafi mengatakan, penyelidikan telah mencapai tahap 95 persen.

"Kami menahan mereka di penjara sampai Jumat dan akan meneruskan surat penyidikan ke kantor Wakil Jaksa Penuntut Umum wakil untuk kemudian mengenakan dakwaan pemerkosaan," kata Hanafi.


(esn)

views: 1.101x
shadow