Timur Tengah

Cegah film pelecehan nabi : Iran sensor Google

Selasa,  25 September 2012  −  15:46 WIB
Cegah film pelecehan nabi : Iran sensor Google
Google disensor di Iran / valuewalk

Sindonews.com - Pemerintah Iran membatasi akses ke layanan email, Gmail dan mesin pencari Google. Kebijakan ini diambil menyusul beredarnya film anti-islam yang menghina nabi Muhammad yang diikuti dengan gelombang aksi demonstrasi umat islam diseluruh penjuru dunia, termasuk di Teheran.
 
Seorang juru bicara kementerian pemerintah Iran mengumumkan kebijakan pembatasan ini melalui stasiun televisi setempat pada Senin (24/9/2012) seperti dilansir BBC. Pengumuman kebijakan ini juga disebarkan melalui pesan singkat (sms) keseluruh pengguna ponsel di Iran.
 
Firewall yang dimodifikasi pemerintah Iran ini akan mencegah pengguna internet mengakses situs-situs barat. Seorang pejabat setempat Abdul Samad Khoramabadi menyatakan bahwa Google dan Gmail akan dibatasi secara nasional, dan akan disensor sampai pemberitahuan lebih lanjut.
 
Layanan BBC Persia menyatakan bahwa situs Google masih dapat diakses tapi tidak berfungsi degan baik. Pengguna hanya dapat mengakses Gmail melalui  jaringan virtual privat (VPN) yang akan tetap berfungsi dibelakang firewall. Banyak orang sudah menggunakan VPN untuk menerobos pembatasan ini, ujar Mahmood Tajali Mehr, seorang konsultan telekomunikasi Iran yang tinggal di Jerman.
 
Ini merupakan langkah awal Iran dalam mengontrol lalu lintas informasi dari luar. Sebelumnya sudah sering beberapa situs aksesnya dibatasi. Seperti Youtube yang diblokir sejak pertengahan 2009 menyusul protes dan tuduhan kecurangan pemilihan setelah terpilihnya kembali Mahmoud Ahmadinejad. Selain itu sensor juga sering dilakukan pada media-media barat.
 
Sementara tanggapan dari rakyat Iran beragam di situs jejaring sosial, ada yang menolak, mendukung sepenuhnya, sampai yang menginginkan hanya film anti-islam yang diblokir.


(aww)

views: 1.591x
shadow