Amerika

Beberapa jam sebelum serang Suriah, AS akan beritahu Israel

Beberapa jam sebelum serang Suriah, AS akan beritahu Israel
Ilustrasi

Sindonews.com – Amerika Serikat (AS) akan memberitahukan Israel beberapa jam sebelum melakukan serangan terhadap Suriah. Demikian dinyatakan oleh seorang pejabat Israel, Minggu (8/9/2013), seperti dikutip dari Reuters.
 
Ketika ditanya berapa banyak pemberitahuan yang terlebih dahulu Israel akan dapatkan dari AS tentang serangan tersebut, pejabat itu tak bisa memberitahu banyak. Hal ini sesuai dengan pengakuan Amos Gilad, seorang pejabat senior di Kementerian Pertahanan Israel.
 
“Saat ini, seluruh dunia dalam kegelapan. Apakah AS akan melakukan serangan? Atau, apakah tidak jadi menyerang? Apa konsekuensi semua itu? Semua hal-hal ini tidak diketahui," jelas Gilad.
 
Hingga kini, memang belum diketahui secara pasti kapan AS akan melancarkan serangan ke Suriah. Presiden AS Barack Obama masih ingin meminta persetujuan Kongres AS, sebelum melancarkan serangan terhadap rezim Presiden Bashar al-Assad.
 
Pentagon dilaporkan sedang menyiapkan serangan lebih intens dan lebih lama ke Suriah, dibanding yang telah direncanakan sebelumnya. Serangan itu rencananya akan dilangsungkan selama tiga hari. Demikian dilaporkan oleh Los Angeles Times, Minggu (8/9/2013).
 
“Saat ini, perencana perang bertujuan untuk melepaskan rentetan serangan rudal yang akan diikuti dengan cepat oleh serangan lanjutan pada target yang mungkin telah terlewatkan atau tetap berdiri setelah serangan awal,” sebut laporan Los Angeles Times, mengutip pernyataan dua perwira militer Amerika Serikat (AS) yang tak disebutkan namanya.


(esn)

views: 6.656x
shadow