Politik

KPU Depok siapkan 3.458 TPS untuk Pemilu 2014

Marieska Harya Virdhani

Selasa,  4 Juni 2013  −  14:26 WIB
KPU Depok siapkan 3.458 TPS untuk Pemilu 2014
Ilustrasi Okezone

Sindonews.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Depok Raden Salamun Adiningrat mengatakan, menjelang Pemilu Legislatif (Pileg) 2014, pihaknya sudah memberikan sosialisasi Pileg 2014 kepada masyarakat.

“Persiapan telah kami lakukan sejak beberapa bulan yang lalu. Menurut Menkum HAM, ada 73 partai politik yang terdaftar, namun hanya 34 parpol yang berani mendaftar dalam ajang pesta demokrasi nanti, dan hanya 12 parpol yang dinyatakan lulus dalam Pileg nanti. Seleksi berkas bakal calon legislative (bacaleg) telah selesai pada 29 Mei lalu, dan ada 547 bacaleg dari semua partai yang lulus” ujar Salamun di Balai Kota Depok, Rabu (04/6/2013).

Untuk TPS, pihaknya mengusulkan agar ditambah agar proses penghitungan suara cepat selesai. Semula, jumlah TPS di Kota Depok pada saat Pilgub lalu adalah 2.873 TPS, berarti 1 TPS ada sekitar 500 orang.

"Padahal, yang ideal 1 TPS hanyalah 350, untuk itu kami ajukan penambahan. Pada Pileg mendatang, akan ada penambahan TPS agar proses penghitungan suara berjalan efisien, yaitu 3.458 TPS. Untuk lebih mengenal para caleg, kami akan membuat sebuah agenda berupa perkenalan caleg dengan masyarakat yang dikemas seperti halnya debat kandidiat dan akan dilaksanakan di Kelurahan," ujarnya.

Salamun menginformasikan  target KPUD dalam partisipasi masyarakat saat Pileg nanti adalah 80 persen, karena Pileg 2009 lalu mencapai 72 persen.

Sementara itu, Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail mengatakan pada Pileg mendatang akan ada tahapan uji publik, lomba cipta lagu, dan masih banyak lagi. Hal tersebut merupakan tekad untuk meningkatkan partisipasi masyarakat.

"Kami menyambut baik dan mensikapai dengan positif tentang pentingnya kerjasama dalam penyelenggaraan pesta demokrasi, hal tersebut telah terbukti dengan suksesnya Pilgub lalu. Prosentase Pilgub naik 2 persen, yang pada Pilkada angka prtisipasi masyarakat 54 persen, meningkat pada Pilgub menjadi 56 persen," tutupnya.

 

(lns)

shadow