Amerika

AS benarkan serangan Israel ke Suriah

Yesi Syelvia

Minggu,  5 Mei 2013  −  13:22 WIB
AS benarkan serangan Israel ke Suriah
Presiden AS Barack Obama saat mengunjungi Kosta Rika (Istimewa)

Sindonews.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama mengatakan, Israel memiliki hak untuk meluncurkan serangan udara ke Suriah. Pernyataan ini dilontarkan Obama di sela-sela kujungan kenegaraan ke San Jose, Kosta Rika, Sabtu (4/5/2013). 

Ungkapan tersebut datang satu hari setelah serangan udara Israel ke Suriah. Dalam wawancara tersebut Obama menolak untuk mengomentari laporan tentang penyerangan tersebut, tapi ia mengaku akan membiarkan rezim pemerintah Israel mengkonfirmasi ataupun penyangkal kabar tersebut. 

"Seperti yang telah saya katakan sebelumnya dan seterusnya, saya yakin Isreal dibenarkan untuk mencegah perpindahan senjata canggih terhadap gerakan perlawanan seperti Hizbullah," ungkap Obama. 

"Kami berkoordinasi dengan Israel dan mengakui bahwa serangan itu terjadi sangat dekat dengan wilayah Suriah dan Lebanon," imbuh Obama. 

Seperti diketahui, kemarin, seorang pejabat Israel mengkonfirmasi, bahwa Angkatan Udara Israel telah melancarkan serangan udara ke wilayah Suriah. Pejabat tersebut mengatakan, serangan itu menargetkan pengiriman rudal canggih, bukan senjata kimia. 

Pejabat Israel yang meminta namanya tidak disebutkan itu mengatakan, serangan tersebut berkaitan dengan gerakan terbaru yang dilakukan kelompok Hizbullah Libanon, gerakan itu memaksa Israel meluncurkan serangan pada Jumat (3/5/2013).

Sementara itu, Aaron Sagui, Juru Bicara Kedutaan Israel enggan mengkomentari kabar dan laporan serangan tersebut. "Yang dapat kami ungkapkan adalah, Israel bertekad untuk mencegah transfer senjata kimia atau perubahan permainan senjata oleh rezim pemerintah Suriah terhadap teroris, terutama untuk Hizbullah di Lebanon," ungkap Sagui dalam balasan email kepada AP.

Konfirmasi tersebut sepertinya membenarkan laporan Badan Intelijen AS dan negara Barat yang meyakini, bahwa Israel telah meluncurkan serangan udara ke Suriah. Menurut laporan dua pejabat di kedua badan tersebut, data intelijen menunjukan kalau serangan tersebut dilakukan pada Kamis dan Jumat lalu.

 

(esn)

shadow