Makro

Perbankan syariah harus didukung inklusivitas layanan

Dana Aditiasari

Senin,  17 Desember 2012  −  13:21 WIB
Perbankan syariah harus didukung inklusivitas layanan
Ilustrasi

Sindonews.com - Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Halim Alamsyah menilai fokus pembiayaan industri perbankan syariah perlu diarahkan agar mampu menunjang cita-cita inklusivitas layanan perbankan kepada masyarakat.

Menurutnya, hal tersebut menjadi penting mengingat potensi Indonesia di tengah optimisme Asia sebagai kekuatan baru penggerak perekonomian dunia yang salah satunya ditopang pada kondisi demografi Indonesia, dimana pertumbuhan masyarakat kelompok usia produktif yang besar di masa mendatang.

"Arah kebijakan pembiayaan tersebut harus diimbangi dengan semangat inklusivitas layanan perbankan syariah pada seluruh masyarakat," ujar Halim di Gedung BI, Jakarta, Senin (17/12/2012).

Langkah itu sendiri, sambung Halim, guna merespon besarnya potensi pasar atas produk-produk layanan industri perbankan syariah yang tercermin pada luasnya jaringan dan besarnya jumlah anggotan Baitul Maal Wa Tamwil (BMT) dan Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS), merupakan potensi untuk medorong financial inclusion yang menjangkau daerah terpencil.

"Selain itu, strategi linkage antara KJKS dan BMT dengan perbankan syariah dalam penyaluran pembiayaan produktif melalui skema channeling dan executing, APEX bank (penyediaan likuiditas terakhir) dan technical assistance juga layak dipertimbangkan," tegasnya.

 

(gpr)

shadow