
Yesi Syelvia
Sindonews.com - Kepolisian Prancis tak mau kecolongan menyikapi penerbitan kartun Nabi Muhammad oleh majalah Charlie Hebdo. Polisi menyiagakan personel di depan kantor majalah Charlie Hebdo sejak Selasa malam.
Pasalnya, kantor tersebut hampir menjadi sasaran serangan pada November tahun lalu karena menampilkan kartun yang bertujuan mengolok-olok hukum Islam. Sosok kartun yang diyakini sebagai Nabi Muhammad digambarkan dengan perawakan berjenggot, memakai sorban ditambah sepenggal tulisan,’’Jika Anda tidak tertawa maka Anda akan dicambuk 100X’’ itu dipasang pada halaman depan majalah Prancis, Charlie Hebdo.
Sang kartunis yang memiliki inisial "Luz" berada dalam perlindungan pihak kepolisian. Di sisi lain, Luz menegaskan kartun yang ditampilkan di majalah Charlie Hebdo edisi hari ini bukan menggambarkan sosok Nabi Muhammad. "Kami telah belajar dari pengalaman," dalih Luz seperti diberitakan CNN.
(aww)