
Yesi Syelvia
Sindonews.com - Besarnya animo publik Amerika Serikat (AS) atas resep bir racikan Presiden AS Barack Obama membuat Gedung Putih tunduk pada tekanan publik AS yang menuntut pembeberan salah satu rahasia yang selama ini mereka jaga ketat.
"Terus terang, kami benar-benar terkejut dengan tanggapan publik atas seduhan bir tersebut karena tak satupun orang pernah membuat bir dengan diseduh," ungkap Asisten rumah tangga Gedung Putih, juru masak Sam Kassseperti diberitakan Ottawacitizen, Rabu, (39/2012).
Tercatat 13 ribu penduduk AS menandatangani petisi online menuntut Gedung Putih membeberkan resep tersebut. Saking ingin tahunya, bahkan ada kelompok yang sampai hati menggelar kampanye dengan alasan kebebasan asasi menuntut informasi.
Selama beberapa minggu Gedung Putih menolak mengomentari permintaan publik tersebut. Tapi, akhirnya lewat sebuah blog berjudul ''Ale to the Chief'' resep minuman yang suka dibawa saat Obama berkampanye ini akhirnya dirilis. Pihak gedung putih bahkan merilis cara membuat bir dalam sebuah rekaman video.
Kass mengatakan, bir tersebut terbuat dari sari ragi, madu, gips dan gula jagung. ia menekankan, meskipun ia bertindak sebagai juru masak, namun semua peralatan dan bahan pembuatan bir ini dibeli sendiri oleh Obama.
Campuran madu yang digunakan untuk membuat bir ini kabarnya diperoleh dari peternakan lebah yang ada di halaman belakang Gedung Putih.
"Bisa dibilang ini bir yang luar biasa. Sayangnya tidak semua orang Amerika bisa mencobanya karena kami tidak mungkin membuatnya dalam jumlah yang banyak,'' ungkap Sam Kass dalam rekaman video itu.
Para pencita bir senang menyambut tindakan Gedung Putih, mereka memberikan pujian atas resep bir ini. Bahkan banyak di antara mereka langsung mempraktekannya.
(rik)