Timur Tengah

Hizbullah bantah miliki senjata kimia

Yesi Syelvia

Selasa,  4 September 2012  −  14:25 WIB
Hizbullah bantah miliki senjata kimia
Pemimpin kelompok Syiah Lebanon Hizbullah, Sayyed Hassan Nasrallah (RIA Novosti)

Sindonews.com - Pemimpin kelompok Syiah Lebanon Hizbullah, Sayyed Hassan Nasrallah membantah tuduhan bahwa Hizbullah memiliki senjata kimia. Namun, mereka mengiyakan kepemilikan sejumlah rudal untuk menghancurkan Israel.
 
"Kami tidak memiliki senjata kimia dan kita tidak membutuhkannya. Tapi kami mampu buat serangan menyakitkan bagi Israel. Israel tahu tantang ini dan kami telah memperhitungkan hal tersebut, " ungkap Nasrallah seperti diberitakan RIA Novosti, Selasa (4/9/2012).
 
Nasrallah menegaskan Hizbullah ada dalam target penting Israel. Sementara kepemilikan rudal Hizbullah ditujukan untuk menyerang Israel.
 
Diketahui, Israel dan Hizbullah mulai bersitegang sejak 2006 lalu. Wilayah bagian utara Israel acap kali menjadi sasaran rudal Hizbullah. Serangan antara kedua belah pihak tersebut tidak sampai membuat konfrontasi antara pasukan militer Israel dan Palestina.
 
Hizbullah merupakan organisasi paramiliter dan politik yang pertama kali dikembangkan oleh kelompok Syiah di Lebanon. Kelompok ini berjuang mendirikan negara Islam di Lebanon.
 
Sejumlah negara barat seperti Israel, Amerika Serikat, Inggris dan beberapa negara Eropa menyebut kelompok ini sebagai kelompok teroris.

 

(rik)

shadow