Asia Pasifik

Video eksekusi pendukung Assad tersebar

Yesi Syelvia

Kamis,  2 Agustus 2012  −  18:30 WIB
Video eksekusi pendukung Assad tersebar
(AFP)

Sindonews.com - Sebuah rekaman video amatir yang menunjukan aksi kekerasan Tentara Pembebasan Suriah ( Free Syrian Army/FSA) terhadap pendukung Rezim Assad mulai tersebar di internet. Video itu menunjukkan warga sipil pendukung Presiden Suriah dianiaya sampai dibunuh dengan tragis.
 
Dalam rekaman tersebut, beberapa pendukung Assad dipaksa berlutut sambil dikerumuni sejumlah pemberontak yang mengacungkan senjata. Lalu, baju mereka di lucuti hingga tidak mengenakan sehelai kain pun.
 
Rekaman itu sempat menjauh selama 40 detik karena mendapat ganguan. Lantas, terdengar suara ledakan. "Allahu Akbar!" para eksekutor bersorak sambil mengusungkan senapan ke langit. Kemudian jasad para korban mulai ditumpuk dalam sebuah truk terbuka.
 
Salah satu korban diketahui bernama Ali al-Zeineddin Berri. Dia dituduh sebagai pemimpin kelompok militian Shabiha, penduduk sipil yang direkrut Pemerintah Suriah. Kelompok ini sebelumnya diduga telah menghabisi 15 nyawa tentara  FSA pada Selasa 31 Juli di Aleppo.
 
Hingga sekarang, video aksi briutal itu belum diverifikasi kebenarannya. “Dalam hukum internasional, eksekusi terhadap tahanan adalah kejahatan perang," ungkap penasihat hukum Human Rights Watch (HRW), Clive Baldwin, seperti diberitakan Rusia Today, Kamis (2/8/2012).
 
Ini bukan kali pertamanya pemberontak melakukan eksekusi terhadap pasukan pendukung Assad. "Pembantaian brutal menunjukkan pelanggaran hak asasi manusia," jelas Deputi Menteri Rusia Luar Negeri, Gennady Gatilov.

 

(rik)

shadow