Eropa

Demonstran protes penghematan, bentrok pecah di Madrid

Yesi Syelvia

Jum'at,  20 Juli 2012  −  16:17 WIB
Demonstran protes penghematan, bentrok pecah di Madrid
Polisi Spanyol (Presstv)

Sindonews.com - Puluhan ribuan demonstran turun ke jalan memprotes langkah penghematan baru yang telah diputuskan Pemerintah Spanyol di ibu kota Madrid. Bentrok antara polisi anti huru hara dengan para demontran tidak terelakan.
 
Polisi madrid mengunakan peluru karet dan pentungan untuk memukul mundur para pengunjuk rasa. Enam orang dikabarkan menderita luka-luka, sementara puluhan pengunjuk rasa telah ditangkap.
 
Puluhan ribu orang yang berasal dari pekerja publik, anggota serikat buruh, pemadam kebakaran dan polisi bergabung dalam aksi protes menentang keputusan pemerintah menetapkan langkah baru bagi penghematan.
 
"Pemerintah adalah perampok. Angkat tangan, ini adalah perampokan," teriak para pengunjuk ras, seperti diberitakan Presstv, Jumat (20/7/2012).
 
Sebelumnya, Kelompok konservatif sebagai mayoritas di parlemen telah menetapkan langkah baru, penghematan, peningkatan pajak penjualan, dan potongan upah untuk pekerja publik.
 
"Mereka telah menurunkan gaji kami, mereka juga telah membekukan gaji kami. Ini merupakan pukulan terakhir, apa yang dilakukan pemerintah tidak akan merangsang konsumsi dan penciptaan pekerjaan," ungkap Ines Corned seorang pengunjuk rasa di Madrid.
 
Spanyol telah menjadi negara keempat penerima dana bantuan dari Uni Eropa. Bantuan itu diperoleh setelah mereka berjanji mengambil langkah pengehematan, guna mencegah agar mereka tidak kembali terperosok dalam resesi.

 

(rik)

shadow