Timur Tengah

Indonesia buka konsulat di Ramallah

Marina Arikha

Minggu,  8 Juli 2012  −  03:33 WIB
Indonesia buka konsulat di Ramallah
(Ilustrasi)

Sindonews.com – Indonesia akan membuka kantor konsulat di Ramallah yang dipimpin seorang diplomat tingkat tinggi. Pejabat konsulat RI di Ramallah itu juga akan menjadi wakil diplomasi untuk Israel.
 
Kebijakan ini diambil untuk meningkatkan hubungan antara Israel dengan negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia. Keputusan diplomatis tersebut disetujui setelah melalui perdebatan sensitif selama lima tahun.
 
Indonesia secara resmi menyiapkan kebijakan untuk membuka konsulat di Tepi Barat sebagai bentuk dukungan atas kemerdekaan Palestina. Seperti dilansir dalam BBC, Minggu (8/7/2012).
 
''Kehadiran konsulat disana jangan diartikan bahwa Indonesia mengakui keberadaan Israel di Ramallah. Saya selalu menyuarakan kebutuhan negara-negara di Timur Tengah untuk bersatu dan mendukung perjuangan Palestina,'' kata ketua DPR Marzuki Alie.
 
Ramallah hanya berjarak 10 menit dari Ibu Kota Israel, Yerusalem. Jarak tersebut dapat ditempuh para diplomat dengan dokumentasi VIP.
 
Indonesia dan Israel masih menjaga hubungan dagang, keamanan, dan bilateral lainnya hingga sekarang. Warga Israel dapat memperoleh visa kunjungan ke Bali di Singapura. Selain itu, banyak orang Indonesia yang datang ke Israel untuk berziarah.
 
Dengan adanya peningkatan hubungan diplomatik ini, maka hubungan kedua negara akan lebih mulus. Sebab Indonesia dan Israel sampai saat ini belum memiliki hubungan diplomatik secara resmi.

 

(rik)

shadow