alexa snippet

Palestina Anggap Israel Pelit Terima Kasih Dibantu Padamkan Kebakaran

Palestina Anggap Israel Pelit Terima Kasih Dibantu Padamkan Kebakaran
Seorang petugas pemadam kebakaran bekerja keras padamkan kobaran api di wilayah pinggiran Yerusalem, pada 25 November 2016. Foto / REUTERS / Ronen Zvulun
A+ A-
RAMALLAH - Kementerian Luar Negeri Otoritas Palestina (PA) kesal dengan Israel yang mereka sebut kurang mengapresiasi bantuan petugas pemadam kebakaran Palestina. Menurut kementerian itu, Israel telah mengapresiasi bantuan negara-negara asing dan terkesan mengecualikan Palestina.

Meski kesal, kementerian itu tidak memungkiri sikap Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu yang pada Sabtu malam menelepon Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas untuk mengucapkan terima kasih atas pengiriman delapan truk pemadam kebakaran dan puluhan petugas pemadam kebakaran untuk mengatasi kebakaran yang mengamuk di sejumlah wilayah Israel.

”Keputusan Palestina untuk membantu dalam upaya memadamkan kebakaran di Israel dilakukan sejalan dengan prinsip-prinsip kemanusiaan, (sesuai) aturan dan kewajiban, dan tidak dengan harapan menerima imbalan dari pemerintah Israel,” kata Kementerian Luar Negeri Otoritas Palestina dalam sebuah pernyataan hari Senin (28/11/2016), seperti dikutip The Jerusalem Post, semalam.

Baca:
Bantu Padamkan Kebarakan, Netanyahu: Terima Kasih Palestina


Menurut kementerian itu, sikap Israel yang mengecualikan Palestina saat mengapresiasi bantuan negara-negara asing telah mengecewakan.

Pada hari Minggu, Kementerian Luar Negeri Israel menerbitkan pengumuman media sosial berisi ucapan terima kasih kepada negara-negara asing yang membantu Israel mengatasi kebakaran hebat yang melanda wilayah Israel utara dan tengah.

Dalam pengumuman itu, apresiasi yang diberikan Israel terhadap Palestina digambarkan sangat kecil. Sedangkan apresiasi kepada negara-negara asing lainnya seperti Amerika Serikat, Yunani, Prancis, Turki dan lainnya digambarkan sangat besar termasuk dengan ilustrasi warna-warni pesawat dan bendera masing-masing negara.

”Pesan itu memalukan dan tidak benar mewakili partisipasi petugas pemadam kebakaran Palestina,” kesal Kementerian Luar Negeri Palestina. ”Ini merupakan upaya untuk memangkas peran kemanusiaan dari negara Palestina di dunia.”

Masih menurut kementerian itu, Palestina juga mengimbau masyarakat internasional untuk "bersikap tegas dan tidak memungkinkan Israel untuk memanipulasi bencana alam untuk mengendalikan tanah-tanah Palestina.”



(mas)
dibaca 53.428x
loading gif
Top