alexa snippet

Dua Warganya Ditahan di Iran, AS Kesal

Dua Warganya Ditahan di Iran, AS Kesal
Kedua warga AS yang ditahan di Iran adalah seorang pengusaha minyak bernama Siamak Namazi dan sang ayah yang berusia 80 tahun bernama Baquer Namazi. Foto/Reuters
A+ A-
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) mengaku khawatir sekaligus kesal dengan laporan penahanan dua orang warganya di Iran. Kedua warga AS yang ditahan di Iran adalah seorang pengusaha minyak bernama Siamak Namazi dan sang ayah yang berusia 80 tahun bernama Baquer Namazi.

"Kami sangat prihatin dengan laporan dua warga AS, Siamak Namazi dan Baquer Namazi masing-masing telah dijatuhi hukuman 10 tahun penjara," kata wakil juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, Mark Toner seperti dilansir Sputnik pada Rabu (19/10).

Toner menambahkan, Siamak telah secara tidak adil ditahan di Iran selama lebih dari setahun. Sementara Baquer dilaporkan ditahan pada akhir Februari 2016. 

Dirinya menambahkan, pihaknya menyerukan pembebasan semua warga AS yang di Iran, termasuk Namazis. Toner juga menyerukan kerja sama dengan Iran tentang keberadaan Robert Levinson, yang hilang di Iran pada tahun 2007.

Sebelumnya diwartakan, Siaman dan Baquer, bersama dengan  empat orang lainnya dihukum penjara atas tuduhan terlibat spionase terhadap Pemerintah Iran. Namazi dan ayahnya dituduh bekerja sama dengan pemerintah AS yang memusuhi Iran. Mereka bersama empat orang lainnya termasuk Nizar Zaka, penduduk permanen AS asal Libanon  ditangkap secara terpisah, pada Februari, Oktober dan November 2015.

Siamak Namazi ditangkap oleh Korps Pengawal Revolusi Islam, saat mengunjungi keluarganya di Iran. Sedangkan ayahnya, Baquer, merupakan mantan wakil Unicef yang pernah menjabat sebagai Gubernur Provinsi Khuzestan, Iran, di era rezim Shah yang didukung AS.



(esn)
dibaca 5.869x
loading gif
Top