Jerman Gagas Zona Larangan Terbang Jet Tempur di Suriah

Jerman Gagas Zona Larangan Terbang Jet Tempur di Suriah
Menteri Luar Negeri Jerman Frank-Walter Steinmeier menyerukan pembentukan zona larangan terbang bagi jet tempur di Suriah. (Reuters)
A+ A-
BERLIN - Menteri Luar Negeri Jerman Frank-Walter Steinmeier menyerukan pembentukan zona larangan terbang bagi jet tempur di Suriah. Zona larangan terbang ini berlaku untuk seluruh negara, termasuk Amerika Serikat (AS) dan Rusia.

Steinmeir mengatakan, zona larangan terbang ini hanya berlangsung sementara. Diharapkan zona larangan terbang ini akan diperlakukan paling tidak selama tiga hari, namun dia berharap ini dapat berlangsung selama sepekan.

"Situasi di Suriah saat ini di tengah berada di ujung mata pisau," kata Steinmeier dalam sebuah pernyataan yang dipublikasikan Kementerian Luar Negeri Jerman, seperti dilansir Reuters pada Kamis (22/9).

"Jika ingin gencatan senjata berhasil, satu-satunya jalan adalah larangan sementara, tapi lengkap dari semua gerakan pesawat militer di Suriah, untuk setidaknya tiga hari, lebih baik lagi selama tujuh hari," sambungnya.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS John Kerry menuntut Rusia dan pemerintah Suriah segera menghentikan operasi udara di sejumlah titik di Suriah, dalam apa yang disebut Kerry sebagai kesempatan terakhir untuk menyelamatkan gencatan senjata runtuh.


(esn)
dibaca 6.725x
Top