Alasan Keamanan, Taiwan Minta Google Mengaburkan Gambar Obyek di LCS

Alasan Keamanan, Taiwan Minta Google Mengaburkan Gambar Obyek di LCS
Obyek bercabang tiga terlihat di sebelah landasan yang berada di Pulau Taiping. Diduga obyek tersebut adalah instalasi militer yang diminta Taiwan agar Google mengaburkannya. | (Istimewa)
A+ A-
TAIPEH - Taiwan melayangkan permintaan kepada Google untuk mengaburkan gambar satelit sebuah obyek di sebuah pulau yang disengketakan di Laut China Selatan (LCS). Diduga obyek tersebut adalah instlasi militer baru.

Obyek tersebut berada di Pulau Taiping atau dikenal juga sebagai Pulau Aba. Pulau tersebut adalah bagian dari rantai Kepulauan Spratly, yang berada di dalam sengketa teritorial di LCS. Meskipun dikendalikan oleh Taiwan, pulau ini juga diklaim oleh China, Vietnam dan Filipina.

Seperti dikutip dari BBC, Kamis (22/9/2016), terdapat empat struktur baru yang muncul dalam citra satelit Google Earth yang terbaru. Gambar tersebut menunjukkan empat struktur berbentuk cabang tiga di bangunan semi lingkaran di samping sebuah landasan udara yang diperbarui dan dekat dengan pelabuhan baru yang cukup besar.

"Dibawah perjanjian perlindungan terhadap rahasia dan keamanan militer, kami telah meminta Google untuk mengaburkan gambar dari fasilitas militer yang penting," kata juru bicara Kementerian Pertahanan Taiwan Chen Chung-chi.

Terkait permintaan Taiwan ini, pihak Google menyatakan akan mempertimbangkannya. "Kami sangat serius dalam memperhatikan permasalahan keamanan dan selalu bersedia untuk mendiskusikannya dengan lembaga-lembaga publik dan pejabat," kata juru bicara Google, Taj Meadows.

Permintaan untuk mengaburkan gambar obyek memang kerap dilakukan di masa lalu. Biasanya, citra obyek ini disediakan oleh pihak ketiga yang dimaksudkan untuk kepentingan rute komersial.


(ian)
dibaca 7.711x
Top