Putin Ingin AS Lindungi Konvoi Bantuan di Suriah

A+ A-
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin menginginkan Amerika Serikat (AS) untuk melindungi konvoi bantuan PBB di Suriah. Hal itu dikatakan oleh Wakil Kanselir Jerman Sigmar Gabriel setelah bertemu dengan Putin di Moskow.

Gabriel, yang berbicara kepada Putin secara pribadi untuk sekitar satu jam, Rabu, mengatakan pemimpin Rusia membantah keterlibatan Rusia dalam serangan terhadap konvoi bantuan. Gabriel menambahkan bahwa Putin mengisyaratkan dia sangat tertarik mendirikan kembali gencatan senjata.

"Ini adalah keinginan Putin bahwa tidak hanya Rusia yang siap untuk memantau konvoi ini dengan kekuatan sendiri", kata Gabriel sembari menambahkan bahwa Putin mendukung AS untuk melakukannya juga.

"Itu salah satu konflik besar, bahwa Amerika tidak siap untuk melakukan itu, setidaknya belum," kata Gabriel seperti dikutip dari Reuters, Kamis (22/9/2016).

Gabriel mendesak pemimpin Rusia untuk menggunakan pengaruhnya kepada Presiden Suriah Bashar al-Assad guna membawa de eskalasi di Suriah. Ia juga mengatakan kepada Putin bahwa Jerman berpikir tentara Suriah terlibat dalam serangan itu. "Tentu saja kita tidak setuju pada itu," kata Gabriel.

Sebuah serangan udara menghantam konvoi truk pembawa bantuan kemanusiaan di dekat Aleppo awal pekan kemarin. AS percaya pesawat Rusia bertanggung jawab atas peristiwa tersebut. Namun Moskow membantahnya dan Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa drone Predator AS berad di daerah itu saat konvoi diserang.


(ian)
dibaca 8.577x
Top